Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, Kami Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri acara pernikahan kami.
Mia
Mia Firdanisa, S.Pd.
Putri Pertama dari
Bapak Agung Budi Karyanto
dan Ibu Jumiyati
Teddy
Teddy Pratama
Putra Pertama dari Bapak Suryanto
dan Ibu Lina Wati
Pertemuan
Tidak ada yg kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapih oleh sang maha kuasa. Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta, kami bertemu pada tahun 2016 di smk 2 mei bandar lampung di dalam satu ruang kelas yg sama. Tidak ada yg pernah menyangka bahwa pertemuan itu membawa kami pada satu ikatan yg suci hari ini.
Pendekatan
Katanya cinta dapat tumbuh dengan kebersamaan, saat itu kami selalu pulang sekolah bersama, seiring berjalannya waktu kami semakin dekat. Berada di satu sekolah dan satu kelas yg sama membuat kami cukup sering bersama. Betul kata orang semakin sering bersama rasanya semakin menggebu gebu. Sampai akhirnya Awal 2017 kami resmi berpacaran.
Lamaran
Setelah menjalin hubungan selama 8 tahun. Atas kehendak-Nya kami melangkah ketahap yang lebih serius dengan melangsungkan lamaran pada bulan April 2025
Menikah
Kami percaya, bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodolah kami dipertemukan. Kini setelah menjalin hubungan 8 tahun lamanya, kami siap mengikat janji suci pernikahan kami di bulan oktober ini. Semoga kami dapat bersama hingga akhir hayat membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
Wedding Gift
Doa restu anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih anda, anda dapat memberi kado secara cashless.
Jl. Cendana No.35 Rt.002
Kec. Tanjung Senang Kel. Tanjung
Senang Kota Bandar Lampung
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum 21)